buku pengantar ekonomi mikro dan makro pdf
BUKUAJAR PENGANTAR BISNIS Bab 1 Ekonomi dan Bisnis. agustina widy. Download Free PDF View PDF. BAGIAN PERTAMA : PENGANTAR EKONOMI MIKRO Pengantar Ekonomi Makro Oleh Rahmat Jaya,S.E,.M.Si BAB I Pendahuluan Sejarah Ekonomi Makro Lahirnya Teori Ekonomi Makro . Sebelum terjadinya kelesuhan perekonomian dunia tahun 1929-1933 yang dikenal
PromoPengantar Ekonomi Mikro Dan Makro Edisi Revisi di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Pasti Ori ∙ Garansi 7 Hari ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Buku Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro dibuat untuk mengajarkan kepada masyarakat umum mengenai arti dasar dasar ilmu pengetahuan tentang ilmu ekonomi mikro dan makro. Buku ini
BukuPengantar Ekonomi Mikro Dan Makro, Edisi Revisi. Rp73.630. Cashback 2%. Tangerang Buku ID. 4.8 80+ terjual. Ad. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro dan Mikro Edisi 4 Ori - Prathama Rahardja. Rp225.000. Jakarta Pusat Amanahbook. 5.0 4 terjual. MIKRO EKONOMI Teori Pengantar Edisi Ketiga Sadono Sukirno. Rp100.000.
BukuPengantar Ilmu Ekonomi ini digunakan oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi/Pengantar Teori Ekonomi, Pengantar Mikroekonomi, dan Pengantar Makroekonomi. Spesifikasi Produk. Ekonomi Mikro Islam/Mohamad Soleh N PENERBIT SALEMBA (0) Rp 96,530 Rp 137,900
Cashberry Lừa Đảo. Untuk menggunakan layanan RBV secara fulltext, Anda gunakan login yang teraktivasi pada UT-Online dan terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Terbuka ESPA4110 – Pengantar Ekonomi Makro Edisi 3 Sonny Harry B. Harmadi Edisi 3 / 3 SKS / 9 Modul 396 Halaman ilustrasi; 21 cm ISBN 9786023927791 / E-ISBN 9786023927845 Tangerang Selatan Universitas Terbuka, 2020 DDC [23] 339 Buku Materi Pokok Pengantar Ekonomi Makro ESPA4110 ini memberikan gambaran tentang konsep dasar ilmu ekonomi dan permasalaham yang ada dalam perekonomian sebuah negara. Juga dibahas mengeņai perilaku individu sampai kepada pertumbuhan ekonomi suatu negara, dan bagaimana suatu negara masuk dalam sebuah perekonomian terbuka. Pada akhir pertemuan diharapkan mahasiswa dapat memahami konsep ilmu ekonomi dan peran individu dalam perekonomian. Sehingga pada akhirnya dapat terlihat peran individu dan negara dalam sebuah perekonomian terbuka. Ketercapaian hasil belajar dari mata kuliah ini diukur dengan kemampuan mahasiswa menyelesaikan tugas-tugas tutorial atau menjawab soal-soal ujian akhir smester dengan baik. Tinjauan Mata Kuliah Daftar Isi Katalog Dalam Terbitan Modul 1
Modul ke 01 Pengantar Ekonomi Mikro Ruang Lingkup Teori Ekonomi Pusat Bahan Ajar dan E-learning BUKU WAJIB • Mankiw, N. Gregory, 2007, “Principles of Economics, Edisi 4, McGraw-Hill. • Parkin, Michael, 2008, Economics, Edisi 8, Pearson. • Samuelson, Paul A., Nourdaus, Willian D, 2002, “Economics”, edisi 17. McGraw-Hill. • Sadono Sukirno. Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 2005. • Eugene A. Diulio. Teori Ekonomi Mikro Schaum Series. Penerbit Erlangga. 2002 • Pratama Rahardja dan Mandala Manurung. Teori Ekonomi Mikro Suatu Pengantar. Penerbit Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI. 2002. 2 MATERI MENGAJAR PE MIKRO TEMU MUKA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 MATERI 1. KONTRAK PERKULIAHAN 2. RUANG LINGKUP BIDANG ILMU EKONOMI TEORI PERMINTAAN DAN TEORI PENAWARAN KESEIMBANGAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN APLIKASI TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN TEORI UTILITAS KARDINAL TEORI UTILITAS ORDINAL UTS TEORI PRODUKSI JANGKA PENDEK TEORI PRODUKSI JANGKA PENDEK TEORI BIAYA STRUKTUR PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PASAR MONOPOLI 1. PASAR PERSAINGAN MONOPOLISTIK 2. PASAR OLIGOPOLI PASAR FAKTOR PRODUKSI TENAGA KERJA UAS 3 PENILAIAN POKOK PENILAIAN Kehadiran kuliah minimal 9 kali Tugas Ujian Tengah Semester UTS Ujian Akhir Semester UAS BOBOT NILAI 10% 40% 20% 30% 4 KEHADIRAN KULIAH HADIR 14 13 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 100 13 100 92 14 100 93 86 11 10 100 92 85 79 100 91 83 77 71 MAHASISWA 9 8 7 6 100 90 82 75 69 64 100 89 80 73 67 62 57 100 88 78 70 64 58 54 50 100 86 75 67 60 55 50 46 43 5 100 83 71 63 56 50 45 42 38 36 4 3 2 1 100 80 67 57 50 44 40 36 33 31 29 100 75 60 50 43 38 33 30 27 25 23 21 67 50 40 33 29 25 22 20 18 17 15 14 33 25 20 17 14 13 11 10 9 8 8 7 5 D O S E N KETUA KELAS • TUGAS KETUA KELAS – Mengisi dan menandatangani form berita acara perkuliahan – Mengkoordinasi kelas, terkait dengan • ketidakhadiran dosen, • tugas • modul kuliah 6 ATURAN PERMAINAN Tatap Muka • Bagi yang tidak masuk tidak memperoleh nilai absen, kecuali ada surat ijin. • Toleransi keterlambatan kehadiran mahasiswa maksimal 15 menit. • Mahasiswa harus berpakaian sopan dan berperilaku sopan, dilarang memakai kaos oblong dan sandal di lingkungan kampus. • Mahasiswa dilarang makan, merokok, mencoret tembok, kursi dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu di dalam kelas • Segala alat komunikasi selama perkuliahan berlangsung dinon-aktifkan atau dibuat getar. • Ketahuan curang didalam mengerjakan tugas, UTS dan UAS, kertas kerja tidak dikoreksi, nilai langsung E. RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHAN EKONOMI 8 DEFINISI ILMU EKONOMI Ilmu ekonomi didefinisikan sebagai suatu studi mengenai bagaimana seharusnya manusia/masyarakat menentukan pilihannya, baik dengan atau tanpa menggunakan uang dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas jumlahnya dan mempunyai alternatif penggunaan untuk menghasilkan barang serta kemudian mendistribusikannya baik untuk keperluan sekarang/masa yang akan datang diantara anggota-anggota masyarakat. Esensi 1. Pernyataan tentang kelangkaan scarcity kelangkaan bila jumlah sumber daya yang diinginkan orang melebihi jumlah yang tersedia pada harga sebesar nol. 2. Penggunaan sumberdaya dengan cara yang paling efektif efisien 9 Permasalahan Mendasar Organisasi Ekonomi Sumberdaya Langka Alat Pemuas Terbatas Kebutuhan Masalah Pilihan What, How, For whom Solusi Opportunity Cost Sistem Ekonomi 10 Sumber daya • Sumber daya input atau faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan manusia. – Tenaga kerja merupakan usaha manusia, yang mencakup fisik dan mental – Kapital /modal meliputi kreativitas manusia yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa • Kapital fisik pabrik, mesin, peralatan, bangunan, jalan tol, dsb. • Kapital manusiawi meliputi produktivitas kerja mereka, seperti pengetahuan sopir taksi tentang jalan-jalan di kota, pengetahuan ahli bedah tentang biologi. – Tanah tidak hanya meliputi tanah dalam pengertian konvensional, tetapi juga sumber daya alam yang lain. Seperti air, pohon, cadangan minyak, mineral dan binatang. – Kewirausahaa adalah bakat yang diperlukan untuk menghasilkan produk baru atau cara yang lebih baik dalam menghasilkan produk yang sudah ada. 11 Tiga masalah pokok dalam perekonomian • Apa What yang harus diproduksi dari sekian banyak kemungkinan barang dan jasa, dan tepatnya dalam jumlah berapa? • Bagaimana How suatu masyarakat harus menggabungkan bermacam faktor produksi dalam menghasilkan setiap barang • Bagi siapa For whom barang tersebut diproduksi, dalam arti bagaimana produk nasional didistribusikan kepada berbagai orang dengan tingkat ketrampilan yang berbeda dan orang-orang yang memiliki tanah dan barang modal 12 Sistem ekonomi Sistem ekonomi yaitu suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Suatu sistem ekonomi mencakup nilai-nilai, kebiasaan, adat istiadat, hukum, norma-norma, peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pemanfaatan sumber daya bagi pemenuhan kebutuhan. Sistem ekonomi adalah organisasi yang terdiri dari sejumlah lembaga-lembaga yang berlaku bagi suatu bangsa dalam mengelola sumber-sumber ekonomi guna memenuhi kebutuhan masyarakat secara nyata berupa produksi konsumsi, distribusi barang dan jasa. 13 Sistem Ekonomi 1. Sistem ekonomi pasar/Kapitalis Pada sistem ini baik sektor rumah tangga maupun produsen mempunyai kekuatan untuk menentukan alokasi sumber daya. 2. Sistem komando/terpimpin Ciri khas sistem ini adalah terdapat sentralisasi dalam pengambilan keputusan alokasi sumber daya 3. Sistem campuran Sistem ekonomi yang paling banyak dianut oleh negara di dunia, yaitu sitem ekonomi dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah tetapi masyarakat masih mempunyai kebebasan yang cukup luas untuk menentukan kegiatankegiatan ekonomi yang akan mereka lakukan. 14 1. Sistem Ekonomi Kapitalis Kapitalisme / Sistem ekonomi pasar • Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi • Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu • Inidividu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya. • Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar • Pasar berfungsi memberikan “signal” kepada produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga. 15 • Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” yang mengatur perekonomian menjadi efisien. • Motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba • Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingan keuntungan sendiri. • Paham individualisme didasarkan materialisme, warisan zaman Yunani Kuno disebut hedonisme. 16 2. Sistem Ekonomi Sosialis Sosialisme /Sistem komando/terpimpin – Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka. – Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi individu dalam sistem sosialis. – Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan. – Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara. – Pola produksi aset dikuasai masyarakat melahirkan kesadaran kolektivisme masyarakat sosialis – Pola produksi aset dikuasai individu melahirkan kesadaran individualisme masyarakat kapitalis. 17 3. Sistem Ekonomi Campuran Mixed Economy Ciri-ciri Ekonomi Campuran Kedua sektor ekonomi hidup berdampingan ekonomi terjadi di pasar dalam sistem campuran diperbolehkan 4. Adanya Campur Tangan Pemerintah 5. Alasan perlunya campur tangan pemerintah - Mencegah perusahaan-perusahaan besar turut mempengaruhi kebijaksanaan politik dan ekonomi - Mencegah organisasi buruh gabungan menekan 18 pengusaha dalam menentukan harga barang OUTPUT • Output = berbagai barang dan jasa yang dihasilkan dari proses produksi, baik yang dikonsumsi maupun yang diproduksi lebih lanjut. – Barang adalah benda-benda yang berwujud, digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. – Jasa adalah tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. 19 Barang ekonomi dan barang bebas • Barang ekonomi economic good adalah barang yang mempunyai kegunaan dan langka, yaitu jumlah yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan masyarakat, dan mempunyai harga. • Barang bebas free good adalah barang yang jumlahnya melimpah tidak langka, yang untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. 20 Barang akhir, barang modal, dan barang antara • Barang akhir final good adalah barang yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan ekonomi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Digolongkan menjadi dua • Barang tahan lama durable good • Barang tidak tahan lama non-durable good • Barang modal capital good adalah barang yang dihasilkan bukan untuk memenuhi langsung kebutuhan konsumen, melainkan digunakan untuk menghasilkan barang-barang lain • Barang antara intermediate good adalah barang yang belum menjadi barang akhir dan masih akan diproses lagi sebelum dapat digunakan oleh konsumen. 21 Opportunity cost • Untuk memilih sesuatu atau aktivitas tertentu adalah nilai dari alternatif terbaik yang hilang 22 Ruang lingkup Ilmu Ekonomi 1. Teori Ekonomi Mikro Microeconomics mempelajari perilaku berkaitan dengan keputusan-keputusan yang diambil oleh satuan-satuan ekonomi individu, meliputi konsumen rumah tangga, tenaga kerja, pemilik modal, pemilik tanah, kewirausahaan dan perusahaan rumah tangga produksi. Aspek penting yang dianalisa • Interaksi di pasar barang • Tingkah laku pembeli dan penjual • Interaksi di pasar faktor produksi 23 2. Teori ekonomi makro Macroeconomics mempelajari perilaku ekonomi secara keseluruhan agregat, meliputi permintaan dan penawaran agregat, produksi atau output total secara keseluruhan dan tingkat harga umum, tingkat dan laju pertumbuhan ekonomi, suku bunga, inflasi dan pengangguran. Aspek penting yang dianalisa • • • Penentuan tingkat kegiatan perekonomian negara Pengaruh agregat Mengatasi pengangguran dan inflasi 24 Metodologi Ilmu Ekonomi a. Teori Ekonomi • Ilmu ekonomi menaruh perhatian besar terhadap kemampuan memberi penjelasan dan prediksi atas gejala-gejala yang diamati. Penjelasan dan prediksi ini berdasarkan teori-teori tertentu. • Teori adalah pernyataan atau sekumpulan pernyataan tentang sebab-akibat, aksi reaksi. • Dayaguna dan validitas sebuah teori diukur dari kemampuan dan keakuratannya menjelaskan dan memprediksi gejala-gejala yang diamati. 25 b. Model Ekonomi • Berdasar teori ekonomi. Disusun model-model ekonomi yang merupakan pernyataan formal sebuah teori. • Model ekonomi dapat dipresentasikan secara verbal menggunakan kata-kata, diagramatis, dan matematis. • Model yang baik dilihat dari variable yang digunakan. • Variabel adalah ukuran yang nilainya dapat berubah dari waktu ke waktu dan dari obeservasi ke observasi • Dalam memilih variable-variabel untuk model, kita harus memperhatikan prinsip Ockam Razor, yaitu detail-detail yang tidak relevan sebaiknya dikeluarkan dari model. 26 c. Metode deduktif dan induktif • Metode deduktif adalah metode pengambilan kesimpulan untuk hal-hal khusus berdasarkan kesimpulan yang bersifat umum. • Metode induktif adalah pengambilan kesimpulan untuk hal-hal umum dari hal khusus. d. Ceteris paribus • Model ekonomi merupakan penyederhanaan realitas ekonomi, karenanya memiliki keterbatasan, istilahnya ceteris paribus, yang bermakna factor-faktor lain dianggap tetap. 27 e. Fallacy of Composition • Apa yang baik dalam skala kecil belum tentu baik dalam skala besar keseluruhan. • Contoh hidup hemat sangat baik bagi individu, tetapi jika seluruh individu hidup hemat, maka permintaan agregat rendah dan pertumbuhan ekonomi pun rendah. f. Ekonomi Positif positive economics • menerangkan tentang hal-hal yang akan terjadi dalam ekonomi. Kebenaran pernyataan itu dapat dilihat dengan membandingkan isi pernyataan itu dengan peristiwa yang sebenarnya terjadi. • Contoh Apabila produksi semen turun maka harga akan naik. 28 g. Ekonomi Normatif normative economics • adalah suatu pandangan subyektif atau suatu value judgment, yang menerangkan mengenai apa yang sebaiknya harus terjadi. • Contoh Usaha menaikkan kesejahteraan masyarakat harus dilakukan dengan berusaha agar tambahan pendapatan dinikmati secara merata oleh seluruh golongan penduduk. 29 Circular Flow Subsisten Balas Jasa Faktor Produksi A B Menggunakan Faktor Produksi Firm Household C Membeli OutputPerusahaan Income Firm D 30 Circular Flow Monetism Balas jasa Faktor Produksi B A Menggunakan Faktor Produksi Firm Household Membeli Output Perusahaan C E Tabungan D F H Income Firm Bank G 31 Pinjaman Terima Kasih Mafizatun Nurhayati, SE. MM.
FilterBukuEkonomi & BisnisTeknik & SainsReligi & SpiritualMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata produk untuk "buku pengantar ekonomi mikro" 1 - 60 dari Pengantar Ekonomi Mikro Dan Makro, Edisi 60+AdBuku Pengantar Ekonomi Mikro Edisi 3 by 8AdBuku Pengantar Ilmu Ekonomi 7AdBuku Pengantar Ekonomi 15AdBuku Pengantar Ekonomi Mikro Dan 11Paket Buku Pengantar Ekonomi Ekonomi Mikro dan Makro - 2%Kab. 23Buku Pengantar Ekonomi Mikro Dan Makro, Edisi 60+Buku Pengantar Ekonomi Mikro edisi Asia Oleh N Gregory Pusatucok 3Buku pengantar ekonomi mikro dan makro edisi 5 by Iskandar Pusatucok 13Buku original Pengantar Ekonomi Mikro e7 N. Gregory Media 30+
Penyusunan buku ajar ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kesulitan mahasiswa dalam memiliki dan mempelajari buku ajar Teori Ekonomi Makro. Oleh karena itu dengan telah disusunnya buku ajar ini, kegiatan pembelajaran mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Teori Ekonomi Makro dapat berjalan lancar, yang muaranya dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa berupa penguasaan kompetensi yang sengaja dibentuk melalui kegiatan belajar yang disajikan melalui buku ajar ini. Buku ajar ini juga diharapkan bermanfaat jika dibaca oleh para guru SMA/MA yang mengajar mata pelajaran Ekonomi, karena pembahasannya telah disesuaikan dengan Kompetensi Dasar KD dan Standar Kompetensi SK yang ditetapkan untuk kurikulum mata pelajaran Ekonomi SMA/MA. Penyusunan Buku Ajar Teori Ekonomi Makro ini mengacu kepada buku "Pedoman Penulisan Bahan Ajar" Panen & Purwanto, 2001 untuk program PEKERTI Peningkatan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional dan program AA Applied Approach, yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Desain bahan ajar menggunakan metode penataan informasi compilation yaitu dengan mengkompilasi seluruh bahan atau materi perkuliahan yang diambil dari buku teks, artikel dan lain-lain. Materi-materi yang dibutuhkan dikumpulkan, difotocopy kemudian dipilih, dipilah, dan disusun berdasarkan kompetensi dasar, standar kompetensi dan tujuan instruksional yang akan dicapai, GBPP, dan urutan perkuliahan yang tercantum dalam Syllabus mata kuliah Teori Ekonomi Makro. Buku ajar Teori Ekonomi Makro berisi 15 lima belas kegiatan belajar, dimana pada setiap kegiatan belajar disajikan pengantar, kompetensi yang ingin dicapai, sajian materi, latihan, ringkasan, dan diakhiri dengan penutup yang berisi tes formatif, umpan balik dan tindak lanjut, bahan bacaan dan bacaan tambahan. Dengan pola seperti itu diharapkan para pembaca khususnya mahasiswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran akan mudah memahami dan menguasai setiap kegiatan belajar, yang akhirnya akan bermuara pada pembentukan kompetensi seperti yang diharapkan. Dalam penyusunan bahan ajar ini banyak pihak yang telah membantu penulis, oleh karena itu dalam kesempatan ini izinkan penulis menghaturkan penghargaan yang tinggi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan membantu sehingga buku ajar ini dapat diselesaikan. Semoga buku ajar ini bermanfaat. Penulis Ekawarna, Fachruddiansyah Muslim Figures - uploaded by Profesor EkawarnaAuthor contentAll figure content in this area was uploaded by Profesor EkawarnaContent may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free A preview of the PDF is not available KasmiriNoval Fauziah RamadhanMotivasi masyarakat Indonesia untuk berinvestasi terbilang cukup rendah. Karena, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam memahami investasi dalam pasar modal. Pengetahuan dasar mengenai investasi merupakan hal sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh calon investor. Melihat hal ini Peneliti bertujuan mencari tahu tebntang bagaimana meneliti secara parsial dan simultan pengaruh pengetahuan investasi dan motivasi terhadap minat investasi di Pasar Modal Syariah pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Suryakancana Cianjur. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, studi kepustakaan, observasi, dan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan , mencakup analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda,uji koefisien determinasi R2, uji signifikansi simultan uji statistik F, dan uji signifikansi parameter individual uji statistik t.Berdasarkan hasil uji t dan uji F serta uji koefisien determinasi R2 diperoleh kesimpulan, secara parsial variabel pengetahuan investasi tidak berpengaruh terhdap minat investasi, sedang variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat pengaruh motivasi terhadap minat investasi sebesar 77,8 persen; secara simultan variabel pengetahuan investasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap minat ini ditunjukkan dari hasil uji F, diperoleh nilai F hitung lebih besar daripada F table 137,247>3,11 dengan nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 0,000<0,05. Besarnya pengaruh variabel pengetahuan investasi dan motivasi terhadap minat investasi sebesar 77 %, sisanya sebesar 23% dipengaruhi faktor atau variabel lain diluar variabel yang diteliti dalam peneltian SuyuthiDjamilSuyuthi, M. Djamil, 1989, Pengantar Ekonomi Makro, Jakarta Ditjen SoelistyoSoelistyo, dkk, 2001, Pengantar Ekonomi Makro, Pusat Penerbitan Universitas Terbuka, Jakarta, Buku materi pokok 3, kegiatan belajar 3, halaman Makro, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah MadaBoedionoBoediono, 2001, Ekonomi Makro, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Bab II, halaman SuyutiPengantar Ekonomi DjamilDitjen MakroDikti-DepdikbudSuyuti, M. Djamil, Pengantar Ekonomi Makro, Ditjen Dikti-Depdikbud, Jakarta, 1989, Bab I, halaman Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah MadaSoediyono ReksoprayitnoEkonomi MakroReksoprayitno, Soediyono, Ekonomi Makro, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Edisi Milenium, Foresman & Co, 1988, 3. Reksoprayitno, Soediyono, Ekonomi Makro, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah MadaRoy J RuffinPaul R GregoryRuffin, Roy J, & Paul R. Gregory, Principles of Macroeconomics, Third edition, Ccott Foresman & Co, 1988, 3. Reksoprayitno, Soediyono, Ekonomi Makro, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Edisi Milenium, SuyutiDjamilSuyuti, M. Djamil, 1989, Pengantar Ekonomi Makro, Ditjen DiktiDepdikbud, Jakarta, Bab III, halaman 44-56Stagnasi adalah kondisi di mana tingkat pertumbuhan ekonomi sekitar nol persen per tahunStagflasi StagflasiStagflasi Stagflasi menerangkan kombinasi dari dua keadaan buruk, yaitu stagnasi dan inflasi. Stagnasi adalah kondisi di mana tingkat pertumbuhan ekonomi sekitar nol persen per tahun. Jumlah output relatif tidak bertambah. Sayangnya, kondisi ini disertai inflasi. Secara garis terlihat stagflasi akan terjadi jika permintaan agregat AD bertambah, sedangkan penawaran agregat AS Makro Aneka Model Baku. Edisi 2. Yogyakarta Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah MadaFaried WijayaWijaya, Faried, 1991, Ekonomi Makro Aneka Model Baku. Edisi 2. Yogyakarta Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.
buku pengantar ekonomi mikro dan makro pdf